- ----- The School - White Day - Jagoan Game

The School - White Day




Jagoangame.com - The School -White Day untuk platform mobile merupakan remake dari game berjudul sama untuk PC yang dirilis di Korea Selatan pada tahun 2001 silam, sang developer ROI Games, melakukan perbaikan  kualitas visual game dan juga perombakan puzzle, hingga menyiapkan edisi VR yang rencananya akan dirilis untuk PlayStation VR.

Sebagai sebuah game yang merupakan karya sekelompok developer indie, pada awalnya saya tidak menaruh banyak harapan pada kualitas animasi karakter yang ditampilkan dalam grafis 3D. Ternyata ekspektasi saya terhadap The School -White Day terlalu rendah, karena ROI Games mampu menyajikan karakter yang sama sekali tidak terlihat kaku.

Kisah dalam The School -White Day memiliki percabangan yang akan berimbas pada progres cerita, nantinya kamu akan dihadpkan pada beragam opsi saat berinteraksi dengan karakter lain di dalam game. Kamu dapat memutuskan untuk mengikuti siapa, bersikap baik atau sinis, serta hendak pergi ke mana terlebih dahulu.

Tergantung dari keputusanmu saat dihadapkan dengan pilihan, ending cerita yang akan kamu dapat juga akan berubah, sang pengembang juga telah menyediakan tujuh ending berbeda yang dapat kamu koleksi, sehingga meningkatkan replay value dari The School -White Day.


Baca Juga : Ice And Fire: Dawn Break


Cerita pada game ini membawa kamu ke dalam atmosfir permainan yang menakutkan, dimana kamu akan terjebak di dalam sekolah yang mengerikan, dalam game ini memiliki jalan cerita yang menarik dengan total 7 kemungkinan ending yang berbeda. Selain itu, penyajian dari game ini pun termasuk sangat baik untuk ukuran game Horror di android.



Nantinya kamu akan berperan sebagai seorang remaja laki-laki bernama Hui-Min Lee yang menyelinap ke sekolah di malam hari, dia menyelinap semata-mata untuk mengembalikan buku harian pujaan hatinya yang terjatuh, sekaligus mengejutkannya dengan meninggalkan sekotak coklat untuk memperingati White Day.

Tanpa disangka-sangka, kamu tidak sendirian di bangunan sekolah itu. Hui-Min harus kucing-kucingan dengan penjaga sekolah yang sangat brutal, bertemu dengan beberapa teman perempuannya (termasuk sang pujaan hati), serta bersinggungan dengan kejadian supernatural yang berhubungan dengan kekelaman masa lalu sekolah. Pada akhirnya, kamu harus berusaha menyelamatkan nyawa karena telah mengusik ketenangan para makhluk gaib di sana.

Sebagai seorang pelajar sekolah biasa, Hui-Min sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk membela diri, apalagi menggunakan senjata saat melawan penjaga sekolah yang keji. Bila kamu kepergok oleh para penjaga yang sedang berpatroli, maka satu-satunya pilihanmu adalah lari.

Kamu bisa lari sejauh mungkin dari penjaga, atau bersembunyi di dalam toilet sambil menunggu mereka menjauh. Bila kamu ingin menghindari para penjaga, maka kamu bisa bersembunyi di dalam ruangan sambil mendengarkan langkah kaki mereka yang berjalan menjauh dengan sangat lambat.

Desain pergerakan penjaga ini malah terasa merepotkan daripada menakutkan bagi saya. Untuk menunggu mereka menjauh, diperlukan setidaknya lima menit menunggu di dalam kegelapan. Mekanisme ini menurut saya malah mengacaukan ritme permainan dan membuat progres cerita berjalan terlalu lambat.




Beragam petunjuk untuk memecahkan puzzle di dalam game, namun beberapa puzzle yang akan kamu hadapi harus melibatkan kemampuan deduksi tinggi layaknya detektif. Beberapa teka-teki memiliki petunjuk yang minim atau bahkan tidak memiliki petunjuk sama sekali.

Progres cerita saya sempat macet beberapa hari akibat terjebak dalam suatu puzzle, hanya karena sibuk menjelajahi kembali semua area yang telah dilewati guna mencari petunjuk yang saya pikir terlewat, pada game ini tidak memberikan petunjuk tambahan dan kunci untuk memecahakan puzzle.

Pemecahan puzzle juga melibatkan proses backtracking yang cukup ekstensif. Tidak jarang saya melewatkan beragam objek penting hanya karena letaknya yang cukup tersembunyi, siapa sangka kamu akan menemukan pemberat timbangan dalam sebuah kakus?. Identifikasi objek penting juga cukup sulit dilakukan karena Hui-Min tidak dapat mengenali objek dalam kegelapan dan harus menyalakan lampu atau mendekat dengan korek untuk melihat objek.

Pada desain puzzle serta keharusan backtracking yang ekstensif terasa cukup menyebalkan dalam White Day, game yang seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari lima jam, berubah menjadi berhari-hari atau juga mungkin akan lebih lama lagi, karena puzzle yang sulit dipecahkan dan item yang terlewat entah di mana.




Tetapi nuansa menyeramkan dan desain karakter dalam White Day cukup terpoles sehingga mampu membuat nuansa horor dalam game terkesan nyata. The School - White Day memiliki replay value tinggi berkat tujuh ending berbeda yang disiapkan oleh ROI Games.

The School - White Day mnggunakan sudut pandang orang pertama untuk menyajikan pengalaman horor kepada para pemainnya. Kamu akan menjelajahi bangunan sekolah angker langsung melalui pandangan mata Hui-Min dan bernavigasi menggunakan tombol virtual yang terdapat pada layar.

Dengan menggunakan sudut pandang ini, sangat cocok dengan game bergenre horor ini, kita seolah-olah berada di dalam game, saya dapat merasakan bulu kuduk berdiri ketika tiba-tiba melihat suatu siluet menghampiri, mendengar suara-suara misterius di sekeliling, atau saat menelusuri lorong-lorong gelap dan dikejutkan oleh jumpscare, itu mengapa ROI Games tengah mengerjakan versi VR dari game ini.

Karakter pada game ini, keculai para penjaga sekolah yang tampak bagai robot, tampak hidup dan ekspresif. Gerakan mereka terlihat cukup natural, dengan mimik wajah yang berubah-ubah mengikuti perasaan mereka. Kualitas sulih suara yang disajikan juga cukup meyakinkan, dengan versi bahasa Inggris disuarakan oleh native speaker profesional.

Bukan hanya para karakter yang tampak begitu hidup, kualitas grafis dalam White Day versi mobile secara keseluruhan mengalami perbaikan layaknya proses remaster. Tekstur ruangan, efek bayangan, hingga efek flare yang berasal dari korek api maupun lampu senter terlihat lebih tajam dan nyata, pada objek seperti tampilan meja maupun lukisan di dinding, bahkan dirombak total dari versi PC.

Perubahan total yang dilakukan ROI Games tidak terbatas pada visual saja, tapi juga menyentuh mekanisme puzzle di dalamnya. Kebanyakan puzzle di game ini dalam versi mobile benar-benar merupakan jenis baru yang tidak terdapat pada versi aslinya, para pemain lama White Day di PC pun harus kembali memutar otak agar bisa menyelamatkan diri.

Dengan banderol sekitar Rp109.000, White Day mungkin terasa cukup mahal bagi para pengguna iOS maupun Android. Tetapi jika kamu menyukai puzzle sulit serta pengalaman mencekam, maka game ini perlu kamu coba.




Game
  • Mode: Offline
  • Download size: 58MB
  • Genre: Action, Horror


Kelebihan dan Fitur
  • Atmosfir horror yang mencekam
  • Kontrol game yang simple dan cukup bagus
  • Penyajian graphic yang baik
  • Soundtrack yang mampu menambah atmosfir permainan semakin menyeramkan
  • Banyak cutscene yang ditampilkan di sepanjang permainan


Kekurangan
  • Kamu harus terkoneksi dengan internet saat pertama kali memainkan game

Download


Download


Belum ada Komentar untuk "The School - White Day"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel