Review Doraemon Story of Seasons

0
37
5/5 (7)

Jagoangame.com – Review Doraemon Story of Seasons – Jika di film Anime, Doraemon adalah salah satu judul yang paling dicinta oleh banyak penggemar kartun Jepang. Sedangkan, di dunia game, Harvest Moon adalah salah satu judul game yang dimainkan di semua kalangan umur dan cukup dihormati. Namun, bagaimana jika keduanya digabungkan menjadi satu kesatuan?

Begitulah yang coba dilakukan oleh Marvelous selaku developer dalam menghadirkan seri Harvest Moon atau yang kini bernama Story of Seasons terbaru. Doraemon Story of Seasons, hadir dengan menggabungkan Anime dan game menjadi satu. Disini kamu akan berpetualang ala Doraemon, namun dengan mekanisme Harvest Moon.

Kali ini Jagoan Game akan memberikan kalia review Doraemon Story of Seasons. Simak ulasan dibawah ini ya!

Plot Cerita

Seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan film Doraemon akan mengangkat petualangan para karakternya di suatu daerah atau negeri yang berbeda semesta. Begitu juga pada game ini, awalnya Nobita yang sedang bingung untuk mengerjakan tugas liburan musim panasnya tak sengaja menemukan sebuah tunas yang akhirnya ia jadikan sebagai tugasnya tersebut bersama para temannya Shizuka, Suneo dan Giant.

Baca Juga :

Mereka pun ditemani Doraemon, menanam tunas aneh tersebut di bukit belakang sekolah. Tapi, tak disangka tunas tersebut dengan cepat berubah menjadi pohon besar, dan kemudian tiba-tiba saja sebuah badai datang menerbangkan Nobita dan kawan-kawan beserta pohon ke negeri lain. Saat sampai, Doraemon yang masih setengah sadar disatroni oleh kawanan monyet yang mengambil banyak alat penting dari kantungnya, termasuk pintu kemana saja.

Karena inilah mereka semua pun tidak bisa pulang, untungnya merekapun ditolong oleh warga sekitar dan diperbolehkan tinggal dan diberikan pekerjaan, sambil mencari satu persatu alat Doraemon yang hilang. Nah, khusus Nobita yang menjadi karakter yang dimainkan, ia akan diberi pekerjaan untuk merawat sebuah kebun yang luas dan peternakan.

Gameplay Seperti Harvest Moon BTN PS1

Bagi kalian yang hanya pernah memainkan Harvest Moon versi PS1 kamu dapat dengan mudah beradaptasi, sedangkan untuk para pecinta game Harvest Moon, ini saatnya kamu nostalgia lebih awal, sebelum merasakan remake asli dari versi lawas tersebut. Disini kamu akan bertugas menanam dengan cara seperti biasanya, mencagkul, menaruh bibit, dan menyiram. Kamu juga bisa mengupgrade peralatan yang kamu gunakan dari kapak sampai pancingan dengan menggunakan logam tertentu dan membawanya ke pandai besi.

Selain itu kamu juga akan bertugas untuk membangun ikatan dengan para warga untuk membuka beragam peristiwa penting yang nantinya berguna untuk menyelesaikan game tersebut. Karakter Nobita juga memiliki stamina yang dapat habis dan dapat diisi kembali dengan memakan sesuatu atau beristirahat. Namun, Nobita juga dapat terbantu menggunakan beberapa alat Doraemon yang masih tersisa di kantungnya, yang diberikan jika kamu menyelesaikan sebuah peristiwa bersama Doraemon.

Tapi, tak seluruhnya menerapkan mekanisme lawas, beberapa juga membawa sebuah terobosan yang cukup unik, seperti nobita dapat tidur siang di mana saja untuk beristirahat yang kamu bisa atur durasinya. Kemudian waktu jam pada game ini akan terus berjalan meskipun kamu memasuki satu area tertutup, tidak seperti Harvest Moon BTN yang waktunya akan berhenti saat kamu memasuki suatu bangunan. Dan yang paling menarik kamu dapat menangkap serangga menggunakan jaring disini, dan menjatuhkan buah dari pohon dengan menggoyangkan pohonnya. Oh, ya disini ternak milikmu juga tidak bisa mati, karena saat kamu dianggap gagal merawatnya, ternakmu akan diambil paksa oleh sang penjual.

Grafik yang manis

Bisa dibilang Doraemon Story of Seasons memiliki grafik yang bagus dan bisa dibilang salah satu yang terbaik dari seluruh seri Harvest Moon. Pemandangan yang ada dalam game ini dibuat sangat indah tampak seperti lukisan.

Untuk penggambaran karakter dibuat cukup detail menyerupai gambar yang ada pada cut scene. Selain itu efek visual yang bergerak juga dihadirkan dengan porsi yang cukup bagus, tidak terlalu berlebihan namun, juga tidak terlihat kaku. Hanya saja ada satu catatan kecil dimana terdapat semacam kabut putih di sekeliling pinggir grafik yang justru membuatnya terasa seperti bagian layar rusak jika kamu mainkan di Switch.

Peta permainan yang sangat luas

Mungkin saat pertama kali kamu memainkan game ini, kamu akan cukup sulit untuk mencari jalan yang benar untuk menuju suatu tempat, karena petanya yang sangat luas dan kamu patut menghafalnya agar memainkannya lebih cepat. Tapi, karena peta yang luas, justru membuat eksplorasi kita semakin mengasyikkan.

Meski tentu saja tidak seluas seri Rune Factory, setidaknya terdapat 16 daerah berbeda yang dapat kamu akses di awal permainan, dan kemungkinan bisa saja bertambah melihat ada sebuah rakit di pantai dan sampan di sungai kota, yang kemungkinan dapat digunakan. Setiap daerah tersebut juga terdiri dari beberapa bangunan atau lokasi yang tentu juga bisa kamu akses.

kustomisasi yang menarik

Bisa dibilang ini adalah salah satu game Harvest Moon yang memiliki cukup banyak kustomisasi khususnya pada kebun milikmu, kamu bisa mengganti warna serta bentuk pagarmu, menambahkan jalan setapak di jalur ladang milikmu, mendekorasi ulang rumah mu begitu juga dengan bangunan peternakan mu. Bahkan kamu bisa memberikan hiasan patung pada perkebunanmu.

Untuk melakukan kostumisasi ini, kamu harus menyediakan beberapa item yang dibutuhkan untuk nantinya digunakan membuat kostumisasi yang kamu inginkan kepada tukang kayu dengan tentunya sejumlah biaya gold juga kamu harus bayarkan.

Kontrolnya terbatas

Dari tiap seri Harvest Moon biasanya terdapat peningkatan kontrol yang cukup baik, hanya saja pada Doraemon Story of Seasons itu tak terjadi bahkan cenderung kurang maksimal. Sedikitnya shortcut yang diberikan, kemudian terkadang kontrolnya saling menabrak, contohnya saat kamu tengah membersihkan ladang dengan memotong kayu atau memukul batu, kamu bisa saja tak sengaja malah mengambil rumput yang ada di sekitar, atau saat akan memasukkan sayuran ke dalam kotak penjualan, jika tidak pas kamu bisa secara tidak sengaja memakannya.

Untuk shortcut, seperti saat melihat map, kamu harus membuka sebuah menu terlebih dahulu untuk bisa melihat map, sebenarnya beberapa tombol trigger masih dapat digunakan untuk menjadi shortcut, tapi entah mengapa trigger hanya terpakai untuk memilih peralatan, yang sebenarnya bisa dilakukan meski dengan satu tombol saja.

Kesimpulan

Itulah review dari Doraemon Story of Seasons, meski ini adalah kali pertama Marvelous melakukan kolaborasi Harvest Moon dengan produk lain, mereka berhasil membuatnya tetap bisa dinikmati sesuai porsi masing-masing penggemar dari kedua produk. Jika kamu menyukai Doraemon, kamu akan mendapatkan kisah yang memang sangat khas Doraemon, sedangkan untuk pecinta Harvest Moon kamu tetap bisa memainkan game ala Harvest Moon dan bahkan dengan beberapa peningkatan.

Please rate this

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here