[Review] The Dark Pictures Anthology: Little Hope

0
11
5/5 (3)

[Review] The Dark Pictures Anthology: Little Hope – Sukses dengan Until Dawn di tahun 2015 lalu, turut melambungkan nama Supermassive Games sebagai salah satu developer handal dalam membuat game bertemakan horor. Hal ini pula yang membuat Bandai Namco tertarik untuk bekerjasama dengannya dan mengumpulkan cerita-cerita horor dari berbagai negara. Semuanya dikemas jadi sebuah antologi yang disebut The Dark Pictures Anthology.

Akibat menuai banyak kritik tahun lalu karena performa Man of Medan yang masih jauh dari harapan, Supermassive Games mengubah rencana awal mereka yang sebelumnya ingin merilis baru setiap enam bulan sekali menjadi satu tahun sekali. Lewat cerita terbaru bertajuk Little Hope, apa saja improvisasi yang mereka lakukan untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Story

Cerita bermula ketika empat orang mahasiswa dan satu dosen mereka tengah melakukan perjalanan menggunakan bus. Sayangnya, bus tersebut terpaksa harus berbelok karena penutupan jalan oleh polisi setempat. Di tengah perjalanan, sang supir terkejut melihat seorang anak perempuan di tengah jalan hingga ia banting setir yang mengakibatkan tergulingnya bus. Andrew, Taylor, Daniel, Angela dan John yang selamat dari kecelakaan, kembali berkumpul untuk mencari keberadaan supir bus yang hilang. Sampai akhirnya mereka memasuki sebuah kota bernama Little Hope yang misterius.

Gameplay

Youtube/Jagoan game

Mengikuti seri pendahulunya, Little Hope mengajak pemain untuk berinteraksi melalu cerita dengan gaya sebuah film horor di mana anda akan memegang kendali salah satu dari kelima karakter yang ada. Anda akan berpindah kendali antara satu karakter dengan karakter lainnya seiring dengan berjalannya cerita.

Di dalam adegan-adegan yang disajikan, anda akan diberikan pilihan-pilihan yang akan menentukan alur cerita, sekaligus menentukan nasib setiap karakter. Beberapa adegan juga mewajibkan anda untuk menekan tombol berupa Quick Time Event (QTE) untuk melakukan aksi tertentu.

Apabila anda gagal menekan tombol yang diperlukan, bukan tidak mungkin karakter yang bersangkutan akan terbawa ke jalur yang berbeda, atau bahkan menemui ajalnya. Beberapa QTE juga harus dilakukan sesuai ritme yang ditampilkan di layar. Misalnya saat anda bersembunyi atau mengendap-endap untuk mendekati sesuatu, anda dapat menekan tombol yang ditentukan di layar saat garis melalui tanda ritme yang harus ditekan.

Selain QTE, pada beberapa bagian, anda juga dapat menjelajahi area tertentu untuk menemukan petunjuk berupa benda-benda peninggalan penghuni kota Little Hope atau berupa benda yang akan memberikan anda premonition atau ramalan mengenai sesuai yang mungkin terjadi berikutnya, yang mungkin berkaitan dengan kematian suatu karakter atau kemungkinan lainnya. Apakah ramalan itu akan menjadi kenyataan atau tidak? Andalah yang memiliki kendali untuk mencegah atau membiarkan ramalan itu terjadi.

Tindakan yang anda lakukan juga akan mempengaruhi hubungan satu karakter dengan karakter lain. Setiap terjadi perubahan, akan ditampilkan sebuah indikator pada kiri atas yang akan menunjukkan jenis perubahan apa yang terjadi, misalkan saat anda menunjukkan rasa tidak senang pada salah satu karakter, hubungan dan sifat karakter tersebut akan mengalami perubahan sesuai tindakan anda.

Little Hope memberikan anda sebuah kemungkinan alur yang berbeda-beda, termasuk perbedaan karakter mana yang akan selamat atau yang akan menemui ajalnya di tengah perjalanan. Sehingga bukan tidak mungkin cerita yang anda lalui akan jauh berbeda dengan teman anda. Selain mode solo play, game ini juga memberikan mode untuk bermain bersama teman di satu ruangan yang disebut Movie Night, atau secara online melalui jaringan internet.

Pada mode Movie Night, anda dapat saling mengoper kontroler saat keputusan atau kendali berpindah karakter, namun pada mode online, anda dan teman anda dapat berinteraksi menggunakan lebih dari 1 karakter berbeda untuk menentukan alur cerita. Kedua pemain akan memiliki waktunya sendiri untuk mengambil keputusan yang akan mempengaruhi alur cerita keduanya. Namun, alur permainan mungkin akan terasa membosankan apabila anda tidak menyukai game yang mengutamakan cerita dibandingkan gameplay.

Visual

Kami selalui menyukai visual yang ditawarkan oleh game yang dikeluarkan oleh Supermassive Games, termasuk seri The Dark Pictures Anthology. Menggunakan teknologi motion capture yang mumpuni, setiap karakter pada game ini mampu memberikan ekspresi yang sangat detail. Game ini juga memiliki pencahayaan yang sangat mendukung suasana horor yang ditawarkan, meskipun terasa gelap di beberapa tempat. Visual yang digunakan untuk adegan-adegan jumpscare juga sangat baik, namun seiring kami bermain, kami mulai terbiasa dengan kejutan-kejutan yang diberikan.

Audio

Kualitas suara dari Little Hope sangat menarik untuk didengar. Didukung dengan musik yang mumpuni, ditambah dengan efek suara yang, menurut kami, cukup membuat kami terkejut saat adegan-adegan jumpscare, membuat kami terus menahan napas saat memasuki tempat-tempat mencurigakan yang terlihst menyeramkan. Namun, kami merasa efek suara kejutan terkadang terdengar berlebihan, bahkan untuk adegan sederhana seperti menyalakan kompor. Selain itu, dialog karakter Taylor juga terasa sedikit dibuat-buat pada beberapa adegan, yang sangat disayangkan mengingat dialog karakter lain sudah terdengar sangat memuaskan.

Kesimpulan

Jika anda merupakan penggemar film horor dengan gaya thriller yang dipenuhi jumpscare, The Dark Pictures Anthology: Little Hope akan memenuhi ekspektasi anda. Dipenuhi dengan banyak efek kejutan yang membuat jantung anda terpacu, anda akan dimanjakan dengan cerita ala film thriller. Namun, untuk anda yang lebih menyukai game horor dengan penuh aksi seperti seri The Evil Within, mungkin game ini akan membuat anda bosan menunggu adegan demi adegan sampai anda dapat mengendalikan karakter anda lagi.

Supermassive Games mampu kembali membawa suasana penuh jumpscare di game terbarunya. Dengan kualitas visual yang memukau dan suara yang sangat mendukung, game ini mampu membawakan sebuah cerita horor di tengah kegelapan yang dapat anda nikmati bersama dengan teman atau keluarga.

KELEBIHAN

  • Kualitas visual yang memukau
  • Musik berkualitas disertai dengan efek suara yang bagus
  • Cerita yang terasa seperti menonton film horor thriller
  • Indikator awal sebelum QTE
  • Lebih seram dari Man of Medan

KEKURANGAN

  • Dialog Taylor terasa dibuat-buat di beberapa adegan
  • Terlalu menjual jumpscare

OVERVIEW

TITTLE The Dark Pictures Anthology: Little Hope
DEVELOPER Supermassive Games
PUBLISHER Bandai Namco
RELEASE DATE 30 Oktober 2020
PLATFORM PS4, Xbox One, PC
GENRE Interactive Drama, Horror
RATING Dewasa
MEDIA Blu-ray, Digital
OFFICIAL SITE www.thedarkpictures.com
SIZE 38 GB

Please rate this

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here